Home / Analisa / Berita Fundamental 7 November 2019

Berita Fundamental 7 November 2019

/
/
/
194 Views
img

Berikut ini ringkasan berita-berita penting terkait Market Review untuk hari ini yang bisa Anda gunakan untuk membantu menganalisa pergerakan harga di masa mendatang.

Pasar Konsolidasi, Dollar Melemah Atas Mata Uang Safe Haven

Dollar melemah atas yen dan beberapa mata uang lainnya kemarin, dengan pasar terlihat konsolidasi karena investor tengah menantikan petunjuk yang pasti mengenai kemajuan perundingang dagang AS-China. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters kemarin bahwa pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping kemungkinan ditunda hingga Desember. Meski begitu, penurunan dollar mampu dibatasai setelah laporan Reuters tersebut, mengangkat pamor safe haven dollar atas mata uang lainnya, 5eperti euro. Namun rnelemah terhadap mata uang safe haven Iain, 5eperti yen dan Swiss dollar. Indeks dollar melemah O, 1% menjadi 97,875, setelah menyentuh level tertinggi tiga minggu Selasa.

IMF Pangkas Pertumbuhan Zona Euro

International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeks pertumbuhan ekonomi zona euro di tahun ini dan tahun berikutnya. Di tahun 2019. IMF memperkirakan pertumbuhan zona euro direvisi turun menjadi 1.2% dari sebelumnya 1.3%. Sementara tahun 2020 pertumbuhan di revisi turun menjadi 1.4% dari EUR/ USD melemah tipis 0.02% menjadi 1.1068 kemarin. 

Emas Kembali Menguat Setelah Kesepakatan Dagang Kemungknan Ditunda

Harga emas menguat kemarin, karena keraguan pasar terhadap kesepakatana dagang AS-China, mendorong permintaan safe haven atas logam mulia tersebut. Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping untuk menandatangani kesepekatan, kemungkinan bisa ditunda hingga Desember karena dialog mengenai persyaratan dan tempat masih berlansung, menurut pejabat senior AS yang dikutip Reuters. Sebelumnya China mengatakan bahwa negaranya akan memaksa Trump untuk mencabut sejumlah tarif yang sebelumnya sudah dikenakan di September. Harga emas spot menguat 0.5% menjadi $1490,75, sementara emas berjangka AS menguat 0,6% menjadi 1493.10.

Minyak Koreksi Setelah Laporan EIA

Harga minyak melemah kemarin, mengakhiri reli tiga hari setelah data yang menunjukkan cadangan minyak AS mengalami kenaikan, Serta belum adanya perkembangan baru perundingan dagang. Laporan Energy Information Administration (EIA) menunjukkan cadangan minyak AS naik 7.5 juta barel minggu lalu. Angka ini jauh lebih besar dari analis yang memperkirakan kenaikan juta barel. EIA juga melaporkan cadangan bensin yang turun juta barel, lebih besar dari perkiraan penurunan juta barel. Harga juga turun setelah tidak ada indikasi bahwa AS dan China akan segera menandatangani kesepakatan. Menurut laporan Reuters, yang mengutip dari pejabat senior AS yang mengatakan bahwa kesepakatan mungkin ditunda, bahkan sampai Desember. Minyak Brent turun 2% menjadi $61.74, setelah naik 4.5% dalam tiga hari terakhir. Sementara WTI turun menjadi $56.35.

Kesepakatan Dagang Kemungkinan Ditunda, Saham Asia Lesu

Saham-saham Asia rehat dari kenaikan setelah menguat ke level tertinggi beberapa bulan karena adanya laporan bahwa penandatanganan kesepakatan dagang AS-China kemungkinan ditunda. Indeks MSC’ Asia- Pacific di luar Jepang melemah tipis di bawah level tertinggi enam bulan. Sementara indeks Nikkei melemah setelah sempat meraih level tertinggi 13 bulan. Indeks Kospi juga melemah 0.3%.   

Fokus Hari Ini : BoE Super Thursday

Bank of England (BoE) akan menggelar rapatnya hari ini, yang diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga di 0.75%. BoE juga akan merilis laporan inflasi triwulanan. Moment tersebut biasa disebut dengan Super Thursday. Di Saat kondisi Brexit mulai kodusif BoE kemungkinan akan memberikan pernyataan optimis. Selain BoE, data penting yang lavak disimak adaalah jobless claims AS.

Sending
User Review
0 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar