Home / Analisa / Berita Fundamental 27 November 2019

Berita Fundamental 27 November 2019

/
/
/
116 Views
img

Berikut ini ringkasan berita-berita penting terkait Market Review untuk hari ini yang bisa Anda gunakan untuk membantu menganalisa pergerakan harga di masa mendatang.

Fundamental

Dollar Melemah di Tengah Isu Dagang, Data AS

Dollar masih terlihat lesu pada perdagangan kemarin karena pelaku pasar tengah melihat perkembangan terkait perundingan dagang. Menteri Perdagangan China mengatakan bahwa kedua negara telah mencapai konsensus terkait penyelesaian dagang, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Pejabat AS membenarkan pernyataan tersebut, namun mengatakan bahwa masih ada kendala. Sementara itu, data semalam menunjukkan consumer confidence AS mengalami penurunan 125.5 di November, lebih rendah dari perkiraan 126.9. Data tersebut juga menekan sentimen dollar. Indeks dollar, yang mengukur bobot dollar atas enam mata uang dunia lainnya turun menjadi 98,246.

Sterling Melemah Karena Isu Pemilu

Sterling melemah atas dollar kemarin setelah hasil polling menunjukkan bahwa Partai Konservatif unggul tipis atas lawannya Partai Buruh. Polling tersebut menunjukkan Partai Konservatif unggul 43%, sementara Partai Buruh unnggul 32%. Pemilu Inggris akan diadakan pada 12 Desember, dengan Brexit akan menjadi pertimbangan bagi pemilih. GBP/USD turun 0.3% menjadi 1.2860, sementara EUR/USD flat di 1.1014.

Emas Menguat di Tengah Simpang Siur Perundingan Dagang

Harga emas rebound dari posisi terendah dua minggu karena pelaku pasar masih mencermati perkembangan perundingan dagang AS-China. Menteri perdagangan China mengatakan bahwa Wakil Presiden Liu He sudah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan dagang AS, Robert Lighthizer dan menteri keuangan Steven Mnuchin dan mengadakan diaolog terkait kesepakatan tahap awal. Dalarn pernyataannya, Menteri Perdagangan China mengatakan bahwa kedua negara telah mencapai konsensus terkait penyelesaian dagang, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Berita tersebut juga dibenarkan oleh pejabat AS, namun mereka mengatakan bahwa kendala masih ada. Emas spot naik 0.5%.

Minyak Naik Setelah Pernyataan IEA

Harapan bullish minyak sepertinya akan terjaga hingga pertemuan OPEC minggu mendatang, didorong oleh pernyataan International Energy Agency (IEA), yang secara tak terduga berharap bahwa OPEC akan membuat keputusan yang tepat pada kebijakan produksinya di tengah melimpahnya pasokan. Menurut sumber OPEC yang tidak disebutkan namanya minggu lalu, OPEC dan produsen minyak lainnya, seperti Rusia, sepertinya akan memperpanjang pemangkasan produksi sebesar juta bph hingga Juni 2020. Sementara itu, Kepala IEA Fatih Birol mengatakan kepada Reuters bahwa terserah anggota OPEC untuk mengetahui tingat produksi yang tepat yang dibutuhkan, namun OPEC harus waspada terhadap pasar yang rentan. Harga juga naik menjelang laporan cadangan minyak AS yang diperkirakan mengalami penurunan. Harga minyak WTI naik menjadi $58,41, sementara Brent naik 1% menjadi $64,27.

Wall Street Hijau, Saham Asia Menguat

Saham-saham Asia menguat pagi ini setelah adanya sinval positif dari perkembangan perundingan dagang AS-China, yang meningkatkan harapan berakhirnya perang tarif. Laju positif dari bursa Wall Street turut mendukung sentimen. Indeks MSC’ Asia-Pacific di luar Jepang naik 0.14%. Saham-saham Australia menguat 0.46% dan indeks Nikkei naik 0.41%.

Fokus Hari Ini : Durable Goods Orders & PDB AS

Menjelang Iibur Thankgiving AS, ada beberapa data ekonomi yang layak disimak, diantaranya adalah durable goods orders, serta PDB AS. Durable goods orders AS diperkirakan turun 0.3 selama Oktober, lebih baik dari penurunan di bulan lalu. Sementara PDB AS untuk pembacaan kedua diperkirakan tetap berada di Data lainnya, laporan EIA mengenai cadangan minyak AS.

Sending
User Review
0 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar