Home / Analisa / Berita Fundamental 26 November 2019

Berita Fundamental 26 November 2019

/
/
/
112 Views
img

Berikut ini ringkasan berita-berita penting terkait Market Review untuk hari ini yang bisa Anda gunakan untuk membantu menganalisa pergerakan harga di masa mendatang.

Fundamental

Dollar Flat Menjelang Pidato Powell, Perundingan Dagang

Dollar cenderung flat kemarin karena pelaku pasar menantikan pidato ketua the Fed Jerome Powel untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan. Powell dijadwalkan menyampaikan pidatonva pagi ini. Dalarn testinominya di konngres AS minggu lalu, Powell mengatakan bahwa dampak pemangkasan suku bunga belum terasa. Sementara itu, pergerakan dollar juga dipengaruhi oleh berita mengenai perkembangan perang dagang antara AS dan China. Surat kabar Cina Global Times melaporkan bahwa AS dan China sudah dekat dengan kesepakatan. Indeks dollar bergerak flat pada kisaran 98,123. Sedangkan terhadap yen unggul 0.2% menjadi 108.83. 

Sterling Reli Berkat Johnson

Poundsterling menguat setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berjanji untuk membawa kesepakatan Brexit ke parlemen sebelum natal. Menurut hasil polling, partai konservatif Saat ini memimpin menjelang pemilu tanggal 12 Desember mendatang. Sementara euro cenderung bergerak mendatar setelah data IFO Jerman menunjukkan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di zona euro masih diambang resesi. EUR/USD flat di kisaran 1.1020. 

Berita Positif dari Perang Dagang Tekan Emas

Perkembangan isu dagang yang variatif membuat harga emas naik dan turun, sesuai dengan berita yang masuk. Sementara harga minyak naik, emas justru turun ke level terendah dua minggu. Menurut surat kabar Cina Global Times, yang mengutip dari salah satu ahli, mengatakan bahwa Beijing dan Washington sudah mendekati kesepakatan perdagangan. Berita positif lainny di akhir pekan, bahwa Cina berusaha untuk meningkatkan perlindungan untuk hak kekayaan intelektual, yang merupakan hal yang penting dalam perundingan. Emas spot turun 0.4% menjadi 1456.10 dan emas berjangka AS turun 0.5% menjadi $1456,90.

Minyak Menguat Setelah Adanya Harapan Kesepakatan Dagang

Harga minyak menguat kemarin karena adanya komentar positif dari AS dan China yang meningkatkan harapan bahwa kedua negara terbesar dunia tersebut dapat segera menandatangani kesepakatan dagang untuk mengakihiri sengketa dagang mereka. Penasihat keamanan AS Robert O’Brien Sabtu lalu mengatakan bahwa perjanjian perdagangan tahap awal mungkin dilakukan akhir tahun. Sementara surat kabar China Global Times, kemarin mengutip sumber dari dari ahli yang dekat dengan pemerintah China mengatakan bahwa China dan AS telah mencapai konsensus tahap awal dari kesepakatan perdagangan, meski ada beberapa perbedaan terkait penghapusan tarif. jumat lalu Trump dan Xi Jinping mengatakan bahwa mereka ingin menandatangani kesepakatan tersebut, namun kekhawatiran politik di Hong Kong bisa merusak perundingan tersebut.

Saham Asia Menguat di Tengah Isu Perdagangan

Saham-saham Asia menguat hari inni setelah adanya berita positif terkait perundingan dagang AS-China. Indeks MSCI Asia-Pacific di luar Jepang menguat saham-saham Australia naik dan indeks Nikkei menguat 0.78%. Pelaku pasar menyambut positif terhadap komentar yang disampaikan presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan ditandatangani kesepakatan.

Fokus Hari Ini : Consumer Confidence AS

Tidak begitu banyak data ekonomi yang dirilis hari ini menjelang Iibur thanksgiving AS. Data penting yang layak disimak hari ini adalah consumer confidence AS yang diperkirakan mengalami kenaikan menjadi 126,9 di November dari 125.9 di bulan sebelumnya. Data AS lainnya adalah new home sales yang diperkirakan naik 1.0% di Oktober, setelah turun 0.7% di bulan sebelumnya.

Sending
User Review
0 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar