Home / Analisa / Berita Fundamental 20 November 2019

Berita Fundamental 20 November 2019

/
/
/
177 Views
img

Berikut ini ringkasan berita-berita penting terkait Market Review untuk hari ini yang bisa Anda gunakan untuk membantu menganalisa pergerakan harga di masa mendatang.

Meski Rebound, Sentimen Dollar Masih Rentan

Dollar menguat kemarin atas mata uang utama dunia lainnya, mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut di tengah kesimpangsiuran perundingan dagang AS-China. Meski begitu, sentimen masih rentan menjelang FOMC minutes. Isu perang dagang sempat mereda setelah adanya harapan bahwa Beijing dan Washington akan menandatangani kesepakatan tahap awal. Namun harapan tersebut perlahan memudar setelah CNBC melaporkan bahwa Tiongkok pesimis untuk menyetujui kesepakatan. Kemarin, isu perang dagang semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menaikkan tarif jika Cina tidak mau menandatangani kesepakatan. Indeks dollar menguat 0.05%. setelah jatuh di tiga sesi terakhir.

Ausie Rebound, Sterling Koreksi 

Ausie sempat jatuh setelah RBA minutes yang menunjukkan para pejabat RBA mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga dalam rapatnya bulan ini. Namun berhasil bangkit dan menguat 0.28% atas dollar. Sementara sterling melemah 0.28%, namun masih bertahan dekat level tertinggi enam bulan atas dollar di tengah ekspektasi bahwa Partai konservabf Inggris akan mendapatkan suara mayoritas di parlemen.

Ketidakpastian Perundingan Dagang Angkat Emas

Harga emas pulih dari kejatuhan pekan lalu berkat mencuatnya kembali isu perang dagang setelah Presiden Trump memperingatkan China untuk menandatangani kesepakatan pada 15 Desember. Logam mulia tersebut pulih dalam dua hari terakhir di tengah laporan yang menyebutkan bahwa China kemungkinan enggan untuk menandatangani kesepakatan dengan Washington karena lebih memilih untuk menunggu proses penvelidikan impeachment Trump. Sementara itu, CNBC melaporkan bahwa Trump. setelah rapat kabinetnya, mengancam akan kembali menaikkan tarif atas barang-barang China pada 15 Desember, kecuali jika China mau menandatangani kesepakantan tahap awal. Emas berjangka dan spot masing-masig naik Minggu lalu, emas jatuh ke 51450 karena eforia bahwa kesepakatan dagang akan ditandatangani.

Minyak Anjlok 3% Karena Kekhawatiran Perang Dagang

Harga minyak mencatatkan penurunan harian terbesarnya sejak tujuh minggu karena belum adanya perkembangan yang berarti dari perundingan dagang AS-China. Baik harga minyak jenis Brent, mautpun WTI masing-masing turun sekitar 3% setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan China untuk menandatangani kesepakatan dagang tahap satu pada IS Desember dengan Washington. Jika tidak, maka Washington akan kembali menerapkan tarif. Sentimen minvak juga tertekan setelah Rusia sepertinya tidak setuju untuk memangkas produksi minyaknya lebih dalam keika para produsen minyak mengadakan rapatnya bulan depan, namun tetap berkomitmen memperpanjang pembatasan yang ada untuk mendukung Arab Saudi, menurut laporan Reuters. 

Saham Asia Melemah Karena Mencuatnya Isu Perang Dagang

Saham-saham Asia melemah hari ini karena kekhawatiran perang dagang setelah Trump mengancam akan menaikkan tarif kernbali jika China tidak mau menandatangani kesepakatan seperti yang dia inginkan. Komentar Trump membuat bursa Wall Street memerah. Sementara itu, indeks MSCI Asia-Pacific di luar Jepang melemah Indeks Nikkei turun dan Kospi anjlok 0.4%.

Fokus Hari Ini : FOMC Minutes

Fokus utama pasar hari ini akan tertuju pada FOMC minutes yang akan dirilis Kamis dini hari. Dalam rapatnya bulan lalu. the Fed memangkas suku bunganya menjadi 1.75% dan mengindikasikan pemangkasan terakhir di tahun ini. Lewat minutes-nya nanti pasar ingin mengetahui apakah the Fed tetap pada padangannya tersebut atau ada perubahan mengingat data-data ekonomi AS terakhir menunjukkan perlambatan.

Sending
User Review
0/10 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar