Home / Analisa / Berita Fundamental 2 September 2019

Berita Fundamental 2 September 2019

/
/
/
413 Views
img

Berikut ini ringkasan berita-berita penting terkait Market Review untuk hari ini yang bisa Anda gunakan untuk membantu menganalisa pergerakan harga di masa mendatang.

Fundamental 2 September 2019

Perang Dagang Mereda, Dollar Menguar Minggu Lalu

Setelah terjadi retaliasi tarif. Presiden AS Donald Trump serta pejabat China mulai mendingin dan mulai menenangkan pasar. Kedua negara dengan ekonomi terbesar dunia dijadwalkan akan kembali melakukan perundingan dagang. Kondisi tersebut berhasil mengangkat dollar atas mata uang utama dunia lainnya. Dollar juga mendapat dukungan setelah solidnva rilisan data consumer spending AS di Juli. Meski begitu ancaman resesi masih membayangi sentimen seiring dengan terjadinya inversinva pada kurva yield obligasi AS, serta sentimen konsumen AS yang turun di bawah perkiraan di Agustus. Indeks dollar, yang mengukur bobot dollar atas enam mata uang utama lainnya berakhir di 98,81. Selama sepekan naik sekitar 1.8%.

Euro & Sterling Kembali Jatuh

Sempat menguat di awal minggu, sterling kembali jatuh setelah PM Inggris Boris Johnsom mensuspen parlemen Inggris selama lima minggu. Kondisi tersebut bisa membatasi peluang oposi5i untuk menghalangi no deal Brexit. Sementara itu, euro jatuh ke bawah 1.1000 setelah rilisan data-data ekonomi zona euro yang mengecewakan. CPI zona euro masih lambat di level 0.9%, di bawah perkiraan 1.0% Selama sepekan euro turun 1,4%  dan sterling jatuh 1%.

Sempat Naik ke Level Tertinggi Enam Tahun, Emas Terkena Profit Taking

Minggu lalu, harga emas sempat naik ke level tertinggi enam tahun pada kisaran 51564.95 berkat meningkatnva permintaan safe haven setelah terjadi retaliasi tarif AS-China. Namun, pasar mulai tenang setelah presiden Trump dan pejabat China bersedia melanjutkan perundingan. Hal tersebut medorong aksi profit taking yang membuat harga terkoreksi sekitar Meski begitu, di bulan Agustus emas sudah naik 6.4%, menjadikan kenaikan 16.5% sepanjang tahun ini. Sentimen keseluruhan masih bullish di tengah isu dagang, Serta kebijakan longgar yang diterapkan bank sentral dunia.

Meski Naik, Sentimen Minyak Masih Rentan 

Minyak Sempat turun 1% di awal minggu, harga minyak akhirnya mampu menguat minggu lalu setelah Iaporan Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan cadangan minyak AS turun 10 juta barel, lebih besar dari perkiraan penurunan 2.1 juta barel. Laporan EIA datang sehari setelah data American Petroleum Insntute (API) yang menunjukkan cadangan turun 11,1 juta barel. Sentimen tersebut mampu mengangkat harga minyak naik sekitar 2% minggu lalu. namun secara bulanan harga masih turun sekitar 6%, penurunan bulanan terburuk sejak Mei. Sentimen masih rentan, terutama setelah komentar Menteri Perminvakan Rusia Alexander Novak yang mengatakan bahwa Moskow tidak memenuhi pemangkasan output seperti yang dikehendaki oleh OPEC Sentimen kemudian diperparah oleh survei Reuters menunjukkan bahwa produksi minyak OPEC meningkat pada Agustus untuk pertama kalinya pada 2019. 

Saham Asia Melemah Karena Kekhawatiran Perang Tarif AS-China

Saham-saham Asia melemah hari ini karena kekhawatiran isu perang tarif AS-China. Tarif baru AS mulai berlaku awal bulan ini pada produk China senilai S112 miliar. Sementara Beijing juga mulai mengenakan tarif tambahan atas barang-barang AS senilai $75 miliar. Indeks MSCI Asia-Pacific di luar Jepang turun 0.11%. Sementara Nikkei turun 0,35% dan Kospi jatuh 0.22%.

Fokus Minggu Ini : RBA & BOC Meeting, NFP, Powell 

Isu perang tarif masih menjadi fokus, dimana AS berencana akan kembali mengenakan tarif tambahan atas impor China awai minggu ini. Fokus pasar juga akan tertuju pada debat Brexit di parlemen Inggris. Sernentara data-data ekonomi yang akan rilis antara lain; manufacturing PMI China dan AS, POB Australia, Serta data ketenagakerjaan AS. Ada juga RBA dan BOC meeting, serta pidato Jerome Powell.

Sending
User Review
0 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar