Belajar, Broker, Berita, Analisa Trading Forex Indonesia

Home / Analisa / Berita Fundamental 2 Januari 2020

Berita Fundamental 2 Januari 2020

/
/
/
190 Views
Berita Fundamental 2 Januari 2020 1

Dollar Melemah Karena Berkurangnya Permintaan Safe Haven

Euro, pounsterling dan beberapa mata uang yang sensitif terhadap isu perdagangan menguat setelah dollar jatuh ke level terendah enam bulan Selasa lalu. Selera risk-on muncul setelah sentimen investor meningkat di tengah prospek pertumbuhan serta optimisme kesepakatan dagang AS-China tahap awal. Presiden AS Donald Trump dalam cuitannya Selasa lalu mengatakan bahwa kesepakatan dengan China akan ditandatangani pada 15 Januari. Indeks dollar turun 0,36% menjadi 96,388. Progres positif dari kesepakatan dagang tersebut telah mengurangi permintaan safe haven dollar, memicu penurunan greenback sebesar 1,92% di Desember. Di tahun 2019, dollar hanya menguat 0,25%, dibanding penguatan 4,4% di 2018.

Euro Naik ke Level Tertinggi Lima Bulan

Meningkatnya Sentimen risk-on berhasil mengangkat euro ke level 1.1240, tertinggi dalam lima bulan. Euro ditutup naik 0,27% di kisaran $1.1230 di akhir perdagangan tahun lalu. Tanda-tanda membaiknya ekonomi zona euro juga menambah sentimen atas mata uang tunggal Eropa tersebut. Sementara itu, sterling menguat ke level tertinggi dua minggu meski dibayangi isu hard Brexit.

Emas Catatkan Penguatan 18% di 2019

Emas mencatatkan penguatan tahunan yang signifikan, meski the Fed berencana tidak akan memangkas zona euro juga menambah sentimen atas mata uang tunggal Eropa tersebut. Sementara itu, sterling menguat ke level tertinggi dua minggu meski dibayangi isu hard Brexit. Emas Catatkan Penguatan 18% di 2019 Emas mencatatkan penguatan tahunan yang signifikan, meski the Fed berencana tidak akan memangkas suku bunganya lagi. Logam mulia tersebut mencapai level tertinggi 3 bulan pada hari Selasa dan ditutup dua digit sepanjang tahun 2019 karena investor mencari aset lindung nilai d tengah sengketa dagang AS-China, serta masalah global lainnya. Harga emas berjangka di COMEX naik 0,3% dan emas spot naik 0,4% menjadi $1520,58, setelah sempat menyentuh 1528,25, tertinggi sejak September. Sepanjang tahun 2019, emas berjangka naik 16% dan emas spot naik 18%. Emas reli di akhir tahun karena investor melirik emas sebagai lindung nilai di tengah potensi kejatuhan bursa saham AS, yang terus mencetak rekor.

Minyak Catatkan Penguatan Tahunan Terbesar Sejak 2016

Harga minyak terkoreksi di akhir perdagangan 2019, namun masih mencatatkan penguatan tahunan. Minyak jenis WTI turun 1,0% pada kisaran $60,06 per barel. Namun, masih mencatatkan penguatan 11% di Desember, penguatan terbesar sejak Januari. Sementara minyak Brent turun 1% di kisaran $66,65, namun masih naik 7% di Desember, penguatan terbesar sejak April. Sepanjang tahun 2019, minyak WTI naik 34% dan dan Brent naik 24%, penguatan tahunan terbesar sejak 2016. Penguatan minyak di 2019 didorong oleh pemangkasan output OPEC dan aliansinya. Dalam pertemuannya di Desember OPEC sepakat untuk memangkas produksi menjadi 2,1 juta bph, dari sebelumnya 1,2 juta bph mulai 2020. Sentimen minyak juga terangkat oleh optimisme kesepakatan dagang AS-China tahap awal. Dalam cuitannya Selasa lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan akan ditandatangani pada 15 Januari.

Meski Melemah, Saham Asia Masih Catatkan Penguatan 16% Tahun ini

Saham-saham Asia terkoreksi di penghujung perdagangan 2019, mengikuti penurunan Wall Street karena aksi ambil untung investor menyusul penguatan tajam sejak eforia tercapainya kesepakatan dagang AS- China tahap awal. Indeks MSCI Asia-Pcific di luar Jepang turun 0,39%, namun masih naik 5, 7% selama Desember. Indeks tersebut telah membukukan penguatan 16% di tahun 2019.

dan dan Brent naik 24%, penguatan tahunan terbesar sejak 2016. Penguatan minyak di 2019 didorong oleh pemangkasan output OPEC dan aliansinya. Dalam pertemuannya di Desember OPEC sepakat untuk memangkas produksi menjadi 2,1 juta bph, dari sebelumnya 1,2 juta bph mulai 2020. Sentimen minyak juga terangkat oleh optimisme kesepakatan dagang AS-China tahap awal. Dalam cuitannya Selasa lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan akan ditandatangani pada 15 Januari.

Fokus Hari Ini : Manufacturing PMI Zona Euro, Inggris dan Kanada

Isu seputar perdagangan masih akan jadi sorotan pasar setelah cuitan Trump Selasa lalu. Sementara data- data ekonomi yang dirilis cendrung sepi, hanya ada beberapa manufacturing PMI dari kawasan zona euro Inggris, dan Kanada. Selain itu ada data Jobless Claims AS.

Sending
User Review
0 (0 votes)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar

PANDUAN BELAJAR TRADING GRATIS

Masukan nama dan email Anda untuk mendapatkan informasi terupdate tentang trading forex di dunia khususnya di Indonesia secara gratis ke email Anda.

Apa saja yang akan Anda dapatkan ?
  • Edukasi & Pembelajaran
  • Analisa Teknikal & Fundamental
  • Berita Terbaru Yang Perlu Anda Ketahui
  • Tips & Trik Trading
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :