Home / Analisa / Berita Fundamental 18 September 2019

Berita Fundamental 18 September 2019

/
/
/
1234 Views

Berikut ini ringkasan berita-berita penting terkait Market Review untuk hari ini yang bisa Anda gunakan untuk membantu menganalisa pergerakan harga di masa mendatang.

Loonie Melemah Karena Turunnya Harga Minyak, Data

Dollar Kanada (loonie) melemah ata dollar kemarin setelah lemahnya data manufaktur dan turunnya harga minyak, menghapus gain yang didapat di sesi sebelumnya. Manufaktur Kandada turun menjadi -1.3% di Juli dari bulan lalu. Sementara itu, turunnya harga minyak turun menekan sentimen loonie. Harga minyak turun setelah Reuters melaporkan produksi minyak Arab Saudi akan segera pulih lebih cepat darii yang diperkirakan. Serangan terhadap ladang minyak Saudi selama sepekan melumpuhkan hampir 5% dari produksi minyak global, meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Indeks dollar, yang mengukur bobot dollar atas enam mata uang utama dunia lainnya turun menjadi 97,982.

Dollar Variatif, Menguat Atas Yen, Takluk Terhadap Sterling

Dollar bergerak variatif atas mata uang utama dunia lainnya. Terhdap yen dollar mampu mampu menguat 0.1% di kisaran 108.25. Namun terhadap poundsterling, dollar takluk, dengan pair GBP/USD menguat pada kisaran. Sentimen posit-if sterling datang setelah pernyataan Menteri Luar Negeri Irlandia yang mengatakan Iralandia tidak ingin perbatasan yang permanen dan meminta Inggris mencari solusi. 

Emas Flat Menjelang FOMC

Harga emas bergerak dalam kisaran yang sempit menjelang rapat FOMC. Harga emas berjangka di Comex turun 0,1% pada kisaran 51509.75. Sementara harga emas spot naik 0,3% menjadi $1502,01 per ons. Logam mulia tersebut gaga’ terangkat sejak serangan terhdap fasiltas minyak Arab Saudi karena ekspektasi pemangkasan suku bunga berkurang seiring membaiknya data-data ekonomi AS dalam beberapa hari terakhir. Probabiitas pemangasan suku bunga sebesar 90% berkuranng, hanya menjadi 65% Saat ini, menurut alat Fed rate investing.com. Ekspektasi pemangkasan suku bunga menurun setelah data industrial produksi dan manufacturing produksi mengalami kenaikan di Agustus.

Minyak Melemah Setelah Produksi Minyak Saudi Akan Pulih

Harga minyak melemah kemarin berita yang menyebutkan bahwa produksi minyak Arab Saudi akan kembali pulih dalam dua sampai tiga bulan Harga minyak jenis WTI melemah dan Brent turun 6.5% . Dalam konferensi pers kemarin, Menteri Perminyakan Saudi yang baru, Pangeran Abdul Azis bin Salman (ABS) mengatakan bahwa kerajaan mampu memproduksi minyak-nya sebesar 11 juta bph mulai 30 Septemebr dan 12 juta bph di akhir Nopember, menurut sumber Bloomberg. Komentar tersebut datang setelah serangan fasilitids minydk Arab dkhir minggu lulu. Fdsilitds produksi di Abqaiq, yang sebelurn Lerjddi penyerangan memproduksi juta bph, akan mulai beroperasi dengan produksi sebesar 2 juta bph, menurut chief executive Aramco. Nasir Amin. Menurutnya. produksi akan pulih di akhir September.

Saham Asia Variatif Menjelang FOMC Meeting

Saham-saham Asia bergerak variatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia-Pacific di luar Jepang menguat tipis sementara indeks Nikkei di Jepang mengalami penuruan tipis Harga minyak mulai melemah dan pasar keuangan cenderung bergerak dalam kisaran yag sempit menjelang FOMC meeting. yang diperkirakan memangkas suku bunga 25 bps. 

Fokus Hari Ini : UK CPI & FOMC Meeting

Di tengah perlambatan ekonomi global, bank sentral global mulai melonggarkan kebijakannya, salah satunya ECB, yang minggu lalu memangkas suku bunga Serta meluncurkan paket stimulus terbaru. Kebijakan ECB tersebut meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga yang lebih agresif dari the Fed yang akan menggelar rapatnya Kamis dini hari ini. Sebelum itu, ada data inflasi Inggris.

Sending
User Review
0 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar