Trading Forex Indonesia

Situs Trading Forex Terbaik & Terpercaya No.1 di Indonesia

Home / Analisa / Berita Fundamental 22 Januari 2020

Berita Fundamental 22 Januari 2020

/
/
/
63 Views
img
Berita Fundamental 22 Januari 2020 1

Loonie Melemah Karena Turunnya Harga Minyak, Data Kanada

Dollar Kanada (loonie) melemah atas dollar kemarin karena turunnya harga minyak serta data yang menunjukkan penjualan pabrik Kanada turun dalam tiga bulan berturut-turut. Harga minyak jatuh setelah pasar memperkirakan bahwa pasokan minyak saat ini mampu mengimbangi gangguan yang telah menyebabkan turunnya pasokan dari Libya. Kanada merupakan salah satu negara pengekspor minyak terbesar dunia. Sementara itu, data semalam juga menunjukkan penjualan pabrik Kanada turun 0,6% di November, jauh di bawah perkiraan 0,3% penurunan. Data tersebut dirilis ketika pelaku pasar tengah menantikan rapat regular Bank of Canada (BOC) hari ini. Loonie melemah 0,1% atas dollar menjadi 1.3072.

Sterling Rebound Berkat Solidnya Data Inggris

Sterling rebound atas dollar kemarin menyusul solidnya data ketenagakerjaan Inggris yang lebih kuat dari perkiraan. Pertumbuhan tenaga kerja kerja untuk figur November naik menjadi 208 ribu, di atas perkiraan 109 ribu pertumbuhan. Sementara upah mingguan juga naik 3,2% di Desember, di atas perkiraan 3,1%. Sementara itu, kekhawatiran penyebaran virus Corona di China mengangkat mata uang safe haven yen.

Emas Melemah, Kejatuhan Saham Batasi Penurunan

Harga emas turun kemarin, namun masih berada pada kisaran perdagangan karena minimnya katalis. Harga emas berjangka AS di COMEX turun 0,2% menjadi $1557,55 per ons, sementara emas spot turun 0,2% menjadi 1557,86. Harga sempat naik sebelumnya karena adanya aksi jual saham di pasar Asia dan Eropa menyusul kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona di China. Pemerintah China mengungkapkan virus ini bisa menular melalui kontak antar-manusia. Hampir semua bursa saham global berjatuhan karena berita tersebut, tak terkecuali Wall Street. Kejatuhan saham mengurangi penurunan emas.

Minyak Melemah Karena Kekhawatiran Oversuply

Krisis di Libya tidak mampu mengangkat harga minyak kemarin, karena pasar masih dibayangi kekhawatiran mengenai tingginya pasokan minyak AS. Harga minyak jenis WTI turun 0,3% menjadi $58,38, sementara minyak Brent jatuh 1% menjadi $64,59. Harga minyak jatuh meski berita yang menyebutkan bahwa sejak akhir minggu lalu Libya National Oil Corp menyatakan keadaan force majeure menyusul blokade pada pengiriman minyak oleh Khalifa Haftar yang menentang pemerintahan sah Libya. Analis memperkirakan bahwa sekitar 800 ribu bph produksi minyak Libya akan terganggu, termasuk 300 ribu bph di El Sharara, ladang minyak terbesar di negara tersebut. Jika tidak dimitigasi, output Libya bisa turun menjadi 72 ribu bph dari 1,2 juta bph. Harga minyak sempat naik oleh berita tersebut di awal minggu ini, namun kembali jatuh karena pasar fokus pada kekhawatiran oversupply setelah laporan EIA yang menyebutkan cadangan bensin AS naik 15,7 juta barel dan cadangan distilasi naik 13,8 juta barel.

Saham Asia Bertahan di Tengah Isu Virus Corona

Saham-saham Asia bertahan hari ini di tengah isu penyebaran virus Corona di China yang dikhawatirkan menjalar ke seluruh dunia. Ketakutan akan virus tersebut, terutama ketika jutaan orang melakukan perjalanan untuk perayaan imlek, membuat bursa saham lengser dari level tertinggi kemarin dan investor beralih ke asset yang lebih aman. Indeks MSCI Asia-Pacific bergerak flat di awal perdagangan.

Fokus Hari Ini : BOC Meeting

Bank of Canada (BOC) akan menggelar rapatnya hari ini. Meski dibayangi isu perlambatan, BOC diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga di 1, 75%. Fokus pasar juga akan tertuju pada konferensi pers BOC. Namun sebelum itu, akan dirilis terlebih dahulu data inflasi, dimana CPI Kanada diperkirakan tetap di angka 1,9% di Desember. Sementara data AS yang akan dirilis adalah house price index. Fokus pasar juga akan tertuju pada konferensi pers BOC. Namun sebelum itu, akan dirilis terlebih dahulu data inflasi, dimana CPI Kanada diperkirakan tetap di angka 1,9% di Desember. Sementara data AS yang akan dirilis adalah house price index.

Berita Fundamental 22 Januari 2020 2
Latest posts by Admin (see all)
Sending
User Review
0 (0 votes)

Perhatian

Informasi Kontak
PERHATIAN! Melakukan pendaftaran akun trading TANPA melalui TradingForexIndonesia / Gkindo menyebabkan Anda tidak akan mendapatkan semua layanan dan fasilitas yang tersedia, seperti dibawah ini :

APA SAJA KEUNTUNGANNYA ?

  • Pendaftaran Gratis
  • Berlaku Seumur Hidup
  • Diskusi Trading
  • Sinyal Trading
  • Edukasi Trading
  • Monitoring Trading
  • Memperkecil Resiko
  • Analisis Teknikal
  • Analisis Fundamental
  • Psikologi Trading
  • Memperbesar Profit
  • Money Management

Buka Akun Trading Sekarang Juga!

Leave a Reply

This div height required for enabling the sticky sidebar

PANDUAN BELAJAR TRADING GRATIS

Masukan nama dan email Anda untuk mendapatkan informasi terupdate tentang trading forex di dunia khususnya di Indonesia secara gratis ke email Anda.

Apa saja yang akan Anda dapatkan ?
  • Edukasi & Pembelajaran
  • Analisa Teknikal & Fundamental
  • Berita Terbaru Yang Perlu Anda Ketahui
  • Tips & Trik Trading
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :

JOIN GRUP UMUM TRADINGFOREXINDONESIA.COM