Trading Forex Indonesia

Situs Trading Forex Terbaik & Terpercaya No.1 di Indonesia

Home / Analisa / Berita Fundamental 24 Desember 2019

Berita Fundamental 24 Desember 2019

/
/
/
214 Views
img
Berita Fundamental 24 Desember 2019 1

Dollar Bertahan Dekat Level Tertinggi

Dua Minggu Dollar bertahan dekat level tertinggi dua minggunya di tengah sepinya perdagangan karena beberapa pasar di Amerika Utara tutup dalam rangka Iibur akhir tahun. Sepanjang tahun ini, dollar mampu mencatatkan kenaikan sekitar 1,6% karena faktor safe haven di tengah isu perang dagang. Dollar juga terangkat oleh reli bursa saham karena solidnya ekonomi AS jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Dollar juga terangkat berkat perkembangan positif dari kesepakatan dagang bulan ini. Kemarin, China mengatakan akan menurunkan tarif impor terhadap sejumlah produk di tahun mendatang. Indeks dollar menguat menjadi 97,71. Sterling & Loonie Tertekan, Ausie dan Kiwi Menguat Kekhawatiran mengenai hard Brexit masih membayangi pergerakan poundsterling, membuat mata uang Inggris tersebut anjlok lagi kemarin.

Sementara itu, data semalam menunjukkan PDB Kanada turun menjadi 0,1% di Oktober, memicu penurunan loonie atas dollar sebesar 0,16%. Mata uang yang sensitif terkait isuu perang dagang menguat, seperti ausie yang naik dan kiwi naik 0,12%. Harga Emas Naik Meski Bursa AS Cetak Rekor Harga emas mampu menguat meski bursa AS kemarin kembali mencetak rekor. Baik emas berjangka, maupun spot naik sekitar di tengah sepinya perdagangan. Emas berjangka AS di COMEX menguat $7,80

Sterling & Loonie Tertekan, Ausie dan Kiwi Menguat

.Kekhawatiran mengenai hard Brexit masih membayangi pergerakan poundsterling, membuat mata uang Inggris tersebut anjlok lagi 0,5% kemarin. Sementara itu, data semalam menunjukkan PDB Kanada turun menjadi 0,1% di Oktober, memicu penurunan loonie atas dollar sebesar 0,16%. Mata uang yang sensitif terkait isuu perang dagang menguat, seperti ausie yang naik 0,16% dan kiwi naik 0,12%.

Harga Emas Naik

Meski Bursa AS Cetak Rekor Harga emas mampu menguat meski bursa AS kemarin kembali mencetak rekor. Baik emas berjangka, maupun spot naik sekitar 0,5% di tengah sepinya perdagangan. Emas berjangka AS di COMEX menguat $7,80 menjadi $1488,70, sementara emas spot naik $6,78 menjadi $1484,73.

Sementara itu, indeks S&P 500 dan Nasdaq AS kembali mencatatkan rekor berkat di tengah optimisme mengenai kesepakatan dagang AS-China. Investor masih melirik emas sebagai safe haven sebagai antisipasi ketika terjadi risiko ketidakpastian. Berita terbaru dari perang dagang, minggu lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan dagang tahap awal antara AS dan China akan segera difinalisasi.

 Minyak Menguat Karena Optimisme

Kesepakatan Dagang Harga minyak menguat kemarin karena optimisme pasar bahwa Untitl O Teleg Comp kesepakatan dagang AS-China akan ditandatangani secepatnya. Harga miyak sempat menurun setelah pernyataan Menteri Perminyakan Rusia Alexander Novak yang mengatakan bahwa OPEC dan produsen minyak lainnya harus mempertimbangkan mengenai kelonggaran pemangkasan OPEC ketika mereka mengadakan rapat di bulan Maret.

Di bulan lalu, OPEC dan non-OPEC, termasuk Rusia, sepakat untuk memperdalam penurunan produksi yang sebelumnya 1,2 juta barel per hari menjadi sebanyak 2,1 juta barel per hari, atau 2,1% dari pasokan dunia, pada kuartal pertama 2020. Meski begitu, analis memperkirakan bahwa pasokan global bisa meningkat karena adanya pasokan dari non-OPEC, seperti AS, Brazil, Norwegia dan Guyana. Harga minyak jenis WTI naik 0,2% menjadi 60,55 per barel, sementara minyak Brent naik 0,3% menjadi $66,33.

Saham Asia Flar Menjelang Libur Natal Setelah sesi yang tenang kemarin di Wall Street kemarin, indeks saham Jepang dan Hong Kong cenderung bergerak flat. Saham-saham Australia di buka fiat, demikian pula dengan indeks saham berjangka AS.  1,2 juta barel per hari menjadi sebanyak 2,1 juta barel per hari, atau 2,1% dari pasokan dunia, pada kuartal pertama 2020. Meski begitu, analis memperkirakan bahwa pasokan global bisa meningkat karena adanya pasokan dari non-OPEC, seperti AS, Brazil, Norwegia dan Guyana. Harga minyak jenis WTI naik 0,2% menjadi 60,55 per barel, sementara minyak Brent naik 0,3% menjadi $66,33.

Saham Asia Flar Menjelang Libur Natal

Setelah sesi yang tenang kemarin di Wall Street kemarin, indeks saham Jepang dan Hong Kong cenderung bergerak flat. Saham-saham Australia di buka fiat, demikian pula dengan indeks saham berjangka AS. Kemarin indeks Dow Jones menguat, didorong oleh saham Boeig Co. yang naik tajam setelah pemecatan CEO perusahaan Dennis Muilenberg.

Fokus Hari Ini : BOJ Minutes

Bank of Japan (BOJ) telah merilis notulen dari rapat bulan lalu pagi tadi pagi, di mana bank sentral sentral Jepang tersebut tetap mempertahankan kebijakan. Tidak ada ada sesuatu yang baru pada minutes tersebut. Sementara itu, banyak pasar tutup hari ini dalam rangka perayaan natal, seperti Australia dan New Zealand. Pasar AS pun hanya buka setengah hari ini.

Berita Fundamental 24 Desember 2019 2
Latest posts by Admin (see all)
Sending
User Review
0 (0 votes)

Perhatian

Informasi Kontak
PERHATIAN! Melakukan pendaftaran akun trading TANPA melalui TradingForexIndonesia / Gkindo menyebabkan Anda tidak akan mendapatkan semua layanan dan fasilitas yang tersedia, seperti dibawah ini :

APA SAJA KEUNTUNGANNYA ?

  • Pendaftaran Gratis
  • Berlaku Seumur Hidup
  • Diskusi Trading
  • Sinyal Trading
  • Edukasi Trading
  • Monitoring Trading
  • Memperkecil Resiko
  • Analisis Teknikal
  • Analisis Fundamental
  • Psikologi Trading
  • Memperbesar Profit
  • Money Management

Buka Akun Trading Sekarang Juga!

Leave a Reply

This div height required for enabling the sticky sidebar

PANDUAN BELAJAR TRADING GRATIS

Masukan nama dan email Anda untuk mendapatkan informasi terupdate tentang trading forex di dunia khususnya di Indonesia secara gratis ke email Anda.

Apa saja yang akan Anda dapatkan ?
  • Edukasi & Pembelajaran
  • Analisa Teknikal & Fundamental
  • Berita Terbaru Yang Perlu Anda Ketahui
  • Tips & Trik Trading
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :