Home / Analisa Fundamental / Berita Fundamental 25 Februari – 1 Maret 2019

Berita Fundamental 25 Februari – 1 Maret 2019

/
/
/
1582 Views
img

FOMC dilaporkan sempat menguat walaupun pada akhirnya dolar berbalik turun pada hari jumat kemarin.

Indeks Dolar yang mengisyaratkan kekuatan USD ditutup melemah 0.10% pada level 96.37. Di setiap minggu dilaporkan mengalami penurunan sebanyak 0.39%.

Kemudian Eruo setelah pergerakan meratanya, mengharapkan data ekonomi yang baik, sejak Januari 2019, meskipun kondisinya mengkhawatirkan, Euro masih melakukan penguatan 0.42% diminggu ini pada level 1.1343.

Di sisi lain, kinerja pound jauh lebih baik daripada euro, didukung oleh pasar tenaga kerja, yang terbukti masih cukup kuat, dengan indeks pendapatan sedikit di bawah ekspektasi, tetapi stabil dibandingkan periode sebelumnya. Sepanjang minggu, GBP / USD ditutup naik 1,16% di 1,3054.

“Pasar sekali lagi beresiko menekan dolar,” kata Alfonso Esparza, analis pasar senior di OANDA di Toronto.

“Saham dan komoditas meningkat karena dolar yang lemah dan optimisme bahwa, bahkan ketika pembicaraan perdagangan AS-China mendekati batas waktu 1 Maret, mereka tidak akan segera menghasilkan tingkat baru,” tambahnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia bersedia untuk memperpanjang batas waktu 1 Maret dengan memberikan negosiasi antara kedua belah pihak. Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa jika tidak ada kesepakatan sampai 1 Maret, itu akan meningkatkan tarif impor produk-produk Cina dari $ 200 miliar menjadi 25%.

Sementara pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina berlanjut, Trump akan mengadakan pertemuan puncak kedua dengan para pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada hari Rabu dan Kamis (27-28 Februari) di Hanoi.

Untuk operasi minggu berikutnya (dari 25 Februari hingga 1 Maret 2019), PDB EE. UU Untuk kuartal keempat 2018 akan menjadi perhatian bagi investor. Publikasi laporan ini ditunda karena penutupan sebagian pemerintah selama 35 hari.

Indeks PCE Inti, Pengeluaran Pribadi, IMP Manufaktur ISM AS. UU Dan Sentimen Konsumen, yang diterbitkan pada hari Jumat (1/3), akan dikenakan Tinjauan Kedalaman sebagai akibat Data Kecewa untuk pesanan barang tahan lama.

Investor juga akan mengikuti kesaksian tentang prospek ekonomi dan rencana kebijakan moneter Ketua Fed Jerome Powell pada hari Selasa dan Rabu (26-27 Februari). Risalah pertemuan Januari pertemuan Januari, yang diterbitkan pada Kamis (21/2), menunjukkan bahwa bank sentral EE. UU Dia melihat risiko yang lebih besar dari penurunan pertumbuhan global dan mempertahankan suku bunga untuk Moment selalu dianggap sebagai hal yang benar untuk dilakukan.

KALENDER EKONOMI 25 FEBRUARI – 1 MARET 2019

Senin 25 Februari
– New Zealand merilis data Retail Sales
– Pidato Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney

Selasa 26 Februari
– Testimoni BoE dan laporan outlook ekonomi Inggris di hadapan parlemen
– AS mempublikasi data Consumer Confidence
– Pidato pimpinan the Fed, Jerome Powell

Rabu 27 Februari
– Australia merilis data Construction work Done
– Pidato Presiden Bundesbank Jerman, Jens Weidmann
– Kanada melaporkan data inflasi (CPI)
– Pidato pimpinan the Fed, Jerome Powell

Kamis 28 Februari
– New Zealand merilis data Business Confidence
– Australia melaporkan data Private Capital Expenditure
– China merilis data PMI manufaktur dan non-manufaktur
– Jerman mengumumkan data inflasi (CPI)
– AS mempublikasi data GDP kuartal keempat 2018, Chicago PMI dan Jobless Claims

Jumat 1 Maret
– Pidato pimpinan the Fed, Jerome Powell
– China merilis data Caixin Manufacturing PMI
– Inggris melaporkan data Manufacturing PMI dan Net Lending to Individuals
– Zona Euro merilis data inflasi (CPI)
– Kanada mempublikasi data GDP
– AS merilis data Core PCE Index, Personal Spending, ISM Manufacturing PMI, Consumer Sentiment 

Sending
User Review
0 (0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar